Data Penduduk Berdasarkan Status Hubungan Dengan KK

Data Terakhir: Februari 2025
Sumber: Kelian Banjar Dinas
Struktur keluarga merupakan aspek penting dalam memahami dinamika sosial masyarakat. Dengan mengetahui jumlah penduduk berdasarkan status hubungan dengan kepala keluarga, kita dapat memperoleh wawasan mengenai komposisi rumah tangga serta pola hubungan antar anggota keluarga di Desa Mengwi.
Laporan ini menyajikan data jumlah penduduk berdasarkan hubungan mereka dengan kepala keluarga. Data ini dikumpulkan dari masing-masing banjar di Desa Mengwi dan diolah untuk memberikan gambaran umum serta analisis terhadap kondisi sosial di wilayah ini.
I. Desa Mengwi
Jumlah Penduduk Berdasarkan Status Hubungan dengan Kepala Keluarga di Desa Mengwi
Status Hubungan dengan Kepala Keluarga | Jumlah |
---|---|
Kepala Keluarga | 2323 |
Suami | 8 |
Istri | 2083 |
Anak | 3222 |
Menantu | 6 |
Cucu | 25 |
Orangtua | 307 |
Mertua | 9 |
Famili Lain | 164 |
Lainnya | 55 |
(Tidak Mengisi) | 1 |
Total | 8203 |
Desa Mengwi memiliki total 8.203 penduduk yang dikategorikan berdasarkan status hubungan mereka dengan kepala keluarga. Sebagian besar penduduk, sebanyak 3.222 jiwa, tercatat sebagai anak dalam keluarga. Jumlah istri mencapai 2.083 orang, sementara kepala keluarga sendiri berjumlah 2.323 orang.
Selain itu, terdapat 307 orang tua yang tinggal dalam keluarga anak-anak mereka. Cucu dan menantu memiliki jumlah yang lebih kecil, masing-masing sebanyak 25 dan 6 orang. Sementara itu, terdapat 55 penduduk yang dikategorikan sebagai "Lainnya" dan 1 orang yang tidak mengisi status hubungan mereka dengan kepala keluarga.
Distribusi status hubungan ini memberikan gambaran mengenai struktur keluarga di Desa Mengwi, dengan mayoritas penduduk tinggal dalam hubungan keluarga inti.
Banjar Batu
Jumlah Penduduk Berdasarkan Status Hubungan dengan Kepala Keluarga
Status Hubungan dengan Kepala Keluarga | Jumlah |
---|---|
Kepala Keluarga | 212 |
Suami | 1 |
Istri | 178 |
Anak | 299 |
Menantu | 0 |
Cucu | 5 |
Orangtua | 18 |
Mertua | 0 |
Famili Lain | 23 |
Pembantu | 0 |
Lainnya | 2 |
Total | 738 |
Banjar Batu memiliki total 738 penduduk yang dikategorikan berdasarkan status hubungan mereka dengan kepala keluarga. Mayoritas penduduk, sebanyak 299 orang, tercatat sebagai anak dalam keluarga. Istri berjumlah 178 orang, sementara kepala keluarga sendiri mencapai 212 orang.
Selain itu, terdapat 18 orang tua yang tinggal bersama keluarga anak-anak mereka, serta 5 cucu. Sebanyak 23 orang masuk dalam kategori "Famili Lain," sedangkan 2 orang dikategorikan sebagai "Lainnya."
Distribusi ini mencerminkan struktur keluarga di Banjar Batu, dengan mayoritas penduduk masih dalam lingkup keluarga inti.
Banjar Gambang
Jumlah Penduduk Berdasarkan Status Hubungan dengan Kepala Keluarga
Status Hubungan dengan Kepala Keluarga | Jumlah |
---|---|
Kepala Keluarga | 191 |
Suami | 1 |
Istri | 174 |
Anak | 260 |
Menantu | 0 |
Cucu | 0 |
Orangtua | 18 |
Mertua | 0 |
Famili Lain | 18 |
Pembantu | 0 |
Lainnya | 1 |
Total | 663 |
Banjar Gambang memiliki total 663 penduduk yang dikategorikan berdasarkan status hubungan mereka dengan kepala keluarga. Mayoritas penduduk, sebanyak 260 orang, tercatat sebagai anak dalam keluarga. Istri berjumlah 174 orang, sementara kepala keluarga sendiri mencapai 191 orang.
Selain itu, terdapat 18 orang tua yang tinggal bersama keluarga anak-anak mereka, serta 18 orang dalam kategori "Famili Lain." Sebanyak 1 orang dikategorikan sebagai "Lainnya."
Distribusi ini mencerminkan struktur keluarga di Banjar Gambang, dengan mayoritas penduduk masih dalam lingkup keluarga inti.
Banjar Pande
Jumlah Penduduk Berdasarkan Status Hubungan dengan Kepala Keluarga
Status Hubungan dengan Kepala Keluarga | Jumlah |
---|---|
Kepala Keluarga | 334 |
Suami | 0 |
Istri | 290 |
Anak | 462 |
Menantu | 1 |
Cucu | 3 |
Orangtua | 37 |
Mertua | 0 |
Famili Lain | 23 |
Pembantu | 0 |
Lainnya | 14 |
Total | 1164 |
Banjar Pande memiliki total 1.164 penduduk yang dikategorikan berdasarkan status hubungan mereka dengan kepala keluarga. Mayoritas penduduk, sebanyak 462 orang, tercatat sebagai anak dalam keluarga. Istri berjumlah 290 orang, sementara kepala keluarga sendiri mencapai 334 orang.
Selain itu, terdapat 37 orang tua yang tinggal bersama keluarga anak-anak mereka, serta 3 cucu. Sebanyak 23 orang masuk dalam kategori "Famili Lain," dan 14 orang dikategorikan sebagai "Lainnya."
Distribusi ini mencerminkan struktur keluarga di Banjar Pande, dengan mayoritas penduduk masih dalam lingkup keluarga inti.
Banjar Munggu
Jumlah Penduduk Berdasarkan Status Hubungan dengan Kepala Keluarga
Status Hubungan dengan Kepala Keluarga | Jumlah |
---|---|
Kepala Keluarga | 228 |
Suami | 0 |
Istri | 203 |
Anak | 311 |
Menantu | 0 |
Cucu | 0 |
Orangtua | 32 |
Mertua | 1 |
Famili Lain | 20 |
Pembantu | 0 |
Lainnya | 2 |
Total | 797 |
Banjar Munggu memiliki total 797 penduduk yang dikategorikan berdasarkan status hubungan mereka dengan kepala keluarga. Mayoritas penduduk, sebanyak 311 orang, merupakan anak dalam keluarga. Istri berjumlah 203 orang, sementara kepala keluarga sendiri mencapai 228 orang.
Selain itu, terdapat 32 orang tua yang tinggal bersama keluarga anak-anak mereka, serta 1 mertua. Sebanyak 20 orang termasuk dalam kategori "Famili Lain," sedangkan 2 orang dikategorikan sebagai "Lainnya."
Distribusi ini memberikan gambaran tentang struktur keluarga di Banjar Munggu, dengan mayoritas penduduk masih berada dalam lingkungan keluarga inti.
Banjar Pandean
Jumlah Penduduk Berdasarkan Status Hubungan dengan Kepala Keluarga
Status Hubungan dengan Kepala Keluarga | Jumlah |
---|---|
Kepala Keluarga | 59 |
Suami | 0 |
Istri | 56 |
Anak | 86 |
Menantu | 0 |
Cucu | 0 |
Orangtua | 10 |
Mertua | 1 |
Famili Lain | 3 |
Pembantu | 0 |
Lainnya | 1 |
Total | 216 |
Banjar Pandean memiliki total 216 penduduk yang dikategorikan berdasarkan status hubungan mereka dengan kepala keluarga. Sebagian besar penduduk, yaitu 86 orang, adalah anak dalam keluarga. Kepala keluarga sendiri berjumlah 59 orang, sedangkan istri sebanyak 56 orang.
Selain itu, terdapat 10 orang tua yang tinggal bersama keluarga anak-anak mereka, serta 1 mertua. Kategori "Famili Lain" mencakup 3 orang, sedangkan 1 orang masuk dalam kategori "Lainnya."
Struktur keluarga di Banjar Pandean menunjukkan bahwa mayoritas penduduk masih berada dalam lingkungan keluarga inti.
Banjar Serangan
Jumlah Penduduk Berdasarkan Status Hubungan dengan Kepala Keluarga
Status Hubungan dengan Kepala Keluarga | Jumlah |
---|---|
Kepala Keluarga | 163 |
Suami | 0 |
Istri | 150 |
Anak | 227 |
Menantu | 0 |
Cucu | 3 |
Orangtua | 28 |
Mertua | 1 |
Famili Lain | 11 |
Pembantu | 0 |
Lainnya | 2 |
Total | 585 |
Banjar Serangan memiliki total 585 penduduk yang dikategorikan berdasarkan status hubungan mereka dengan kepala keluarga. Anak merupakan kelompok terbesar dengan jumlah 227 orang. Kepala keluarga sendiri berjumlah 163 orang, sedangkan istri sebanyak 150 orang.
Selain itu, terdapat 28 orang tua yang tinggal dalam keluarga anak-anak mereka, serta 1 mertua dan 3 cucu. Sebanyak 11 orang masuk dalam kategori "Famili Lain," sedangkan 2 orang dikategorikan sebagai "Lainnya."
Komposisi ini memberikan gambaran tentang struktur keluarga di Banjar Serangan, di mana mayoritas penduduk masih dalam lingkup keluarga inti.
Banjar Peregae
Jumlah Penduduk Berdasarkan Status Hubungan dengan Kepala Keluarga
Status Hubungan dengan Kepala Keluarga | Jumlah |
---|---|
Kepala Keluarga | 186 |
Suami | 2 |
Istri | 170 |
Anak | 265 |
Menantu | 0 |
Cucu | 1 |
Orangtua | 24 |
Mertua | 1 |
Famili Lain | 17 |
Pembantu | 0 |
Lainnya | 1 |
Total | 667 |
Banjar Peregae memiliki total 667 penduduk yang dikategorikan berdasarkan status hubungan mereka dengan kepala keluarga. Anak merupakan kelompok terbesar dengan jumlah 265 orang. Kepala keluarga sendiri berjumlah 186 orang, sementara istri sebanyak 170 orang.
Selain itu, terdapat 24 orang tua yang tinggal bersama keluarga anak-anak mereka, serta 1 mertua dan 1 cucu. Sebanyak 17 orang masuk dalam kategori "Famili Lain," sementara 1 orang dikategorikan sebagai "Lainnya," dan 2 orang tercatat sebagai suami.
Struktur keluarga di Banjar Peregae menunjukkan bahwa mayoritas penduduk masih berada dalam lingkungan keluarga inti.
Banjar Lebah Pangkung
Jumlah Penduduk Berdasarkan Status Hubungan dengan Kepala Keluarga
Status Hubungan dengan Kepala Keluarga | Jumlah |
---|---|
Kepala Keluarga | 240 |
Suami | 0 |
Istri | 197 |
Anak | 326 |
Menantu | 0 |
Cucu | 3 |
Orangtua | 35 |
Mertua | 0 |
Famili Lain | 17 |
Pembantu | 0 |
Lainnya | 9 |
Total | 827 |
Banjar Lebah Pangkung memiliki total 827 penduduk yang dikategorikan berdasarkan status hubungan mereka dengan kepala keluarga. Anak merupakan kelompok terbesar dengan jumlah 326 orang. Kepala keluarga sendiri berjumlah 240 orang, sementara istri sebanyak 197 orang.
Selain itu, terdapat 35 orang tua yang tinggal bersama keluarga anak-anak mereka, serta 3 cucu. Sebanyak 17 orang masuk dalam kategori "Famili Lain," sementara 9 orang dikategorikan sebagai "Lainnya."
Struktur keluarga di Banjar Lebah Pangkung menunjukkan bahwa mayoritas penduduk masih berada dalam lingkungan keluarga inti.
Banjar Pengiasan
Jumlah Penduduk Berdasarkan Status Hubungan dengan Kepala Keluarga
Status Hubungan dengan Kepala Keluarga | Jumlah |
---|---|
Kepala Keluarga | 185 |
Suami | 4 |
Istri | 171 |
Anak | 254 |
Menantu | 1 |
Cucu | 4 |
Orangtua | 33 |
Mertua | 2 |
Famili Lain | 8 |
Pembantu | 0 |
Lainnya | 0 |
Tidak Mengisi | 1 |
Total | 663 |
Banjar Pengiasan memiliki total 663 penduduk yang dikategorikan berdasarkan status hubungan mereka dengan kepala keluarga. Anak merupakan kelompok terbesar dengan jumlah 254 orang. Kepala keluarga sendiri berjumlah 185 orang, sementara istri sebanyak 171 orang.
Selain itu, terdapat 33 orang tua yang tinggal bersama keluarga anak-anak mereka, serta 2 mertua dan 4 cucu. Sebanyak 8 orang masuk dalam kategori "Famili Lain," sementara 1 orang tercatat sebagai menantu dan 4 orang sebagai suami.
Banjar Alangkajeng
Jumlah Penduduk Berdasarkan Status Hubungan dengan Kepala Keluarga
Status Hubungan dengan Kepala Keluarga | Jumlah |
---|---|
Kepala Keluarga | 158 |
Suami | 0 |
Istri | 147 |
Anak | 218 |
Menantu | 0 |
Cucu | 0 |
Orangtua | 18 |
Mertua | 0 |
Famili Lain | 14 |
Pembantu | 0 |
Lainnya | 3 |
Tidak Mengisi | 0 |
Total | 558 |
Banjar Alangkajeng memiliki total 558 penduduk yang dikategorikan berdasarkan status hubungan mereka dengan kepala keluarga. Anak merupakan kelompok terbesar dengan jumlah 218 orang. Kepala keluarga sendiri berjumlah 158 orang, sementara istri sebanyak 147 orang.
Selain itu, terdapat 18 orang tua yang tinggal bersama keluarga anak-anak mereka. Sebanyak 14 orang masuk dalam kategori "Famili Lain," sementara 3 orang dikategorikan sebagai "Lainnya."
Struktur keluarga di Banjar Alangkajeng menunjukkan bahwa mayoritas penduduk masih berada dalam lingkungan keluarga inti.
Banjar Delod Bale Agung
Jumlah Penduduk Berdasarkan Status Hubungan dengan Kepala Keluarga
Status Hubungan dengan Kepala Keluarga | Jumlah |
---|---|
Kepala Keluarga | 367 |
Suami | 0 |
Istri | 347 |
Anak | 514 |
Menantu | 4 |
Cucu | 6 |
Orangtua | 54 |
Mertua | 3 |
Famili Lain | 10 |
Pembantu | 0 |
Lainnya | 20 |
Tidak Mengisi | 0 |
Total | 1325 |
Banjar Delod Bale Agung memiliki total 1325 penduduk yang dikategorikan berdasarkan status hubungan mereka dengan kepala keluarga. Anak merupakan kelompok terbesar dengan jumlah 514 orang. Kepala keluarga sendiri berjumlah 367 orang, sementara istri sebanyak 347 orang.
Selain itu, terdapat 54 orang tua yang tinggal bersama keluarga anak-anak mereka, serta 3 mertua dan 6 cucu. Sebanyak 10 orang masuk dalam kategori "Famili Lain," sementara 20 orang dikategorikan sebagai "Lainnya," dan 4 orang tercatat sebagai menantu.
Struktur keluarga di Banjar Delod Bale Agung menunjukkan bahwa mayoritas penduduk masih berada dalam lingkungan keluarga inti.
Analisis jumlah penduduk berdasarkan status hubungan dengan kepala keluarga menunjukkan pola yang konsisten di setiap banjar. Mayoritas penduduk terdiri dari anak-anak, kepala keluarga, dan istri, mencerminkan struktur keluarga inti yang masih dominan.
Kategori lain seperti orangtua, mertua, cucu, dan famili lain juga hadir dalam jumlah yang bervariasi, menunjukkan adanya pola tinggal bersama antar generasi dalam satu rumah tangga. Beberapa banjar memiliki jumlah "Lainnya" yang cukup kecil, yang mungkin mencerminkan penduduk dengan status yang tidak secara spesifik masuk dalam kategori yang tersedia.